Tuesday, August 13, 2013

What if….



 

Judul diatas saya yakin anda mengerti maknanya, yang sengaja saya buat sederhana seperti sesederhana kita merasakan jatuh cinta. What if – bagaimana jika sebagai sebuah ekspresi pengandaian, mengajak anda menyelami kemungkinan – kemungkinan imajinasi yang mampu terjelajahi oleh pengalaman – pengalaman yang anda miliki, sehingga pengandaian itu mampu atau mungkin diwujudkan. Kata what if mengandung realita dan harapan, dimana harapan yang anda miliki ini suatu saat bia terwujud dalam kenyataan. Karena seringnya berharap, kita biasanya merasa mengidam (craving) dan ketika seolah-olah harapan itu mendekati realita dan sirna begitu saja, seketika emosi kita diaduk aduk, namun sebagian dari kita menerima itu dengan pasrah dan legowo, karena hal ini telah kerapkali terjadi di hidup kita. 


Rumor seputar transfer Arsenal 
              

               Sedikit bingung dengan penjelasan diatas? Saya harap tidak, mengingat penjelasan singkat diatas menurut saya cukup mewakili berjuta perasaan Gooners di kolong langit, menyaksikan geliat Arsenal di bursa transfer. Semoga dalam memahami tulisan ini (nantinya) sesederhana kita kenapa  kita setia menjadi Gooners di era puasa 8 tahun dan selevel memperebutkan slot  playoff liga champion ketimbang memilih tim yang lebih menjanjikan meraih prestasi, grusak-grusuk di lantai transfer dengan mematahkan transfer record tiap tahunnya. Atau kita terjebak dengan atribut baru yang kita pilih, karena jika kita memutuskan memilih klub lain maka sejarah hidup kita pernah ternoda sebagai supporter karbitan (bagi saya, hal ini mengindikasikan minimnya pemahaman terhadap sepakbola, dengan analogi sepakbola dimulai di era tahun 2004 ketika Ronaldinho menyulap lapangan menjadi panggung teatrikalnya, tiqui taca bukanlah evolusi dari total voetball, atau tak ingin tertinggal dari gegap gempita hegemoni sepakbola, dll). Saya harap anda mengidolakan Arsenal karena hal-hal simpel yang hanya anda sendiri yang mampu menjelaskan, tanpa orang perlu berempati dengan pilihan anda.
Belum mengeluarkan uang?

                Pekan pertama akan dimulai pekan ini, dimana laga Arsenal diselenggarakan saat hari merdeka bangsa kita (menjadi ironi kita tidak lagi merdeka menyaksikan tim kesayangan kita di tivi nasional). Saya yakin semakin berakhirnya transfer window membuat kita sepertinya akan terbayang bagaimana nantinya Arsenal kedepan, kasak-kusuk transfer Arsenal di awal Juli, sebut saja Higuain, Rooney, hingga Luis “El pistolero” Suarez mengemuka, hingga sempat selentingan yang menyebutkan AW akan memboyong 3 pungga Dortmund sekaligus (S. bender, Gundogan, Lewandowski) dalam 1 paket seharga 70 juta pounds, namun kabar ini mudah saja terhempas setelah ditiupkan oleh media. Higuain secara mengejutkan memilih Napoli, Rooney selalu dikaitkan dengan Chelsea, nama terakhir ini (Luis Suarez-dari awal kemunculannya menjadi hal yang secara personal oleh saya paling ingin terwujud) karena ada 2 hal yang ingin saya lihat, yaitu perubahan tradisi di bursa transfer dan paradigma bursa transfer.

Yang pertama adalah perubahan tradisi, dimana sudah lama sekali Arsenal tidak membeli pemain jadi atau lebih gampangnya yang berstatus “World Class”. Berikutnya, melakukan mega transfer, kelakar khas ala Arsene Wenger menawar Rp 40.000.001 pounds yang membuat Brendan Rodgers tersinggung (sebelumnya sempat saat press conference AW ingin menawar Messi). Kabar itu hanya menyejukkan sebatas Luis Suarez terlibat cek-cok dengan Brendan Rodgers selama tur pra musim, namun selama tidak direkrut apalah artinya. AW sejatinya telah melakukan ritual tahunannya dalam bursa transfer, dengan selalu merekrut pemain dari ligue 1, yaitu Yaya Sanogo, namun hal itu menjadi kabar terakhir yang cukup menggembirakan di tengah janji Ivan Gazidis berkoar menyediakan minimal 70 juta pounds untuk mengarungi  matrenya bursa transfer.


Kondisi Arsenal menjelang musim 2013/2014


                Kali ini, menurut saya persiapan yang dilakukan Arsenal lebih serius dan tidak main-main (saya tidak menghitung juara Emirates Cup sebagai tujuan), tur Arsenal  ke Asia yang membantai lawannya, hingga yang terakhir yang sangat mengejutkan membantai Man. City 3-1. Ditambah lagi tidak ada pemain bintang Arsenal yang pergi. Sehingga kompsisi tim tidak banyak berubah karena ditinggal pemainnya. Namun ada beberapa hal yang ingin saya soroti :


1.   Kedalaman Skuad


Skuad Arsenal saat ini, banyak pengamat hingga legenda Arsenal menganggap remeh bahwa Arsenal saat ini dihuni pemain dengan level “biasa-biasa saja”, tidak ada nama besar, incaran klub besar, dll. Ketat dan kerasnya BPL (kontak fisik, boxing day, 2 kejuaraan- FA Cup dan Piala Liga) belum lagi keikutsertaan di Liga Champions (setelah melewati hadangan Fenerbahce) pasti membutuhkan pelapis yang sama kuatnya dengan skuad utama, namun sebagian besar dari kita yakin bahwa skuad Arsenal saat ini rentan dan sanksi mampu mengarungi kerasnya laga demi laga sepanjang musim ini. Maka terbersit rasa pesimisme kita akan menyudahi musim dengan raihan gelar




2.   Proyeksi pemain muda

Kita lihat sendiri, sepanjang pra-musim ini lebih sebagai ajang show off para young guns untuk mendapat tempat  musim ini, bukannya mencoba pemain baru untuk segera nyetel dengan skema yang dibangun oleh AW. Sebut saja Eisfeld, Gnabry, Akpom hingga yang menarik perhatian Gideon Zelalem. Hal ini bisa saja mengirim sinyal kebijakan Arsenal dalam mengarungi musim ini.


Pertanyaannya : “Adakah kabar menggembirakan selanjutnya setelah kemenangan telak 3-1 atas Man City di Helsinki?”


What If


                Kembali ke kalimat awal yang tertera di awal tulisan ini, yang terbersit begitu saja dipikiran penulis pada suatu shubuh. Mari saya ajak anda untuk berandai-andai…

·         Bagaimana jika Yaya Sanogo adalah rekrutan terakhir di bursa transfer kali ini? Apakah anda optimis, AW atau Arsenal secara keseluruhan mampu menembus dominasi duo Sugar daddy dan tim tersukses semenjak era BPL digulirkan? 


·         Bagaimana jika anda harus rela melihat skuad Arsenal sama dengan musim lalu? Apakah anda terbayang 2 musim terakhir? Apakah anda akan mengeluh sepanjang musim dan mengingat kembali ejekan, cemoohan rekan-rekan anda yang prestasi timnya lebih baik?


·         Bagaimana jika, untuk pelipur anda sejak transfer dibuka, Arsenal kembali membeli pemain semenjana, yang kemampuannya masih perlu diraba dan dibuktikan hingga musim berikutnya? Ataupun jika membeli Luis Suarez adalah ketika transfer windows? (Arsenal tidak perlu menanggung penalty sisa hukuman Suarez, Suarez siap didaftarkan di UCL-jika lolos putaran knock-out, harga lebih murah karena selama separuh musim Luis Suarez dibawah form)


·         Bagaimana jika, AW mampu membuktikan keyakinannya bahwa skuad yang dimiliki saat ini mampu menjuarai BPL 2013/2014 seperti yang ia ucapkan di media ketika sebelum meraih Unbeaten? Yah, hingga saat ini kita bisa hanya berandai-andai agar Arsenal segera melakukan good signings sebelum kompetisi bergulir atau deadline transfer terlewati, tanda keseriusan Arsenal mengarungi kompetisi 1 musim kedepan. Hingga saat ini, kita hanya diberi sebuah harapan, sisa beberapa hari untuk melihat wara-wiri di bursa transfer. Saya pribadi melihat kondisi ini menjadi realistis ketika Arsenal tidak melakukan apa-apa di sisa-sia transfer, adapun transfer yang terjadi saya anggap bonus (walaupun saya sangat berharap kesuksesan transfer Luis Suarez). Dalam hal ini, saya bisa dibilang Gooners yang pasrah, tidak banyak menuntut, menyiapkan mental selama semusim jika prestasi tidak kunjung membaik. Bukan karena saya kehilangan harapan , cuma saya penganut mazhab  :



When you start supporting a football club, you don’t support it because the trophies, or player or history. You support it because you found yourself somewhere there. Found a place where you belong ”

*Tulisan ini dibuat hanya sekedar menyapa dan bertukar pikiran dengan seluruh Gooners yang ada di Nusantara, saya meyakini banyak kesalahan dan kekurangan dalam opini/argumen yang saya buat, namun tujuan utama saya adalah merangsang rekan-rekan Gooners lain untuk ikut menjadi supoorter yang cerdas, dalam mengemukakan pendapat dan menyebar wacana seantero media, daripada hanya menghampiri akun atau situs klub lain dan berolok-olok.

 
Twitter : @Noraayudha
READ MORE - What if….

Wednesday, July 3, 2013

Update Skuad Arsenal 2013/2014

Transfer mengejutkan dari Mesut Ozil




Arshavin resmi kembali ke klub yang mentenarkan namanya
http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2013/08/04/article-0-1B249B6D000005DC-394_634x395.jpg
Gervinho ketika tiba di Roma

Ini adalah beberapa update pada transfer musim panas menjelang musim 2013/2014

Daftar pemain yang keluar dari Arsenal :
  1. Wellington Silva (Real Murcia - Loan)
  2. Iqnasi Miquel (Leicester - Loan)
  3. Marouane Chamakh (Crystal Palace - Free) 
  4. Gervinho (Roma - £7m plus £1.7m) 
  5. Joel Campbell (Olympiakos - Loan) 
  6. Chucks Aneke (Crewe - Loan)
  7. Andre Santos ( Flamengo - Free)
  8. Francis Coquelin (Freiburg- loan)
  9. Vito Mannone (Sunderland, £1,5m - £2m)
  10. Johan Djourou to Hamburger SV (Di Pinjam) – £660,000 (fee peminjaman)
  11. Sebatien Squillaci – released (SC Bastia, Fr
  12. Andrei Arshavin – released (Zenit, free)
  13. Denilson – released (Sao Paulo, free)
  14. Craig Eastmond - released (Colchester, free)
  15. Jordan Wynter - released (Bristol City, free)
  16. Martin Angha – released (1. FC Nuremberg, free)
  17. Kyle Ebecilio – released (FC Twente, free)
  18. Sanchez Watt – released (Colchester, free)
  19. Sead Hajrovic – released
  20. Jernade Meade – released (Swansea, Free)
  21. Josh Rees – released
  22. Phillip Roberts – released
  23. James Shea – released
  24. Elton Monteiro – released (Club Brugge, free)
  25. Samir Bihmoutine – released
  26. Conor Henderson – released
  27. Daniel Boateng - released
  28. Nigel Neita – released
  29. Reice Charles-Cook – released

Daftar pemain yang datang ke Arsenal :
  1. Mesut Ozil ( Real Madrid - £42.5m )
  2. Emiliano Viviano  ( Palermo - Loan £1.7m)
  3. Yaya Sanogo (Auxxere - Free) 
  4. Mathieu Flamini (Milan - Free)
  5. Daniel Crowley (Aston Villa - 900k) 
  6. Julio Pleguezuelo (Barcelona - compensation 400k.)
  7. Jamaal Raage (Brommapojkarna 400k)   

Vivano yang datang, terlihat sekilas seperti Almunia

https://pbs.twimg.com/media/BS2KgXZCAAA3PQf.jpg
CLBK Flamini

Yaya Sanogo yang membantu memenangkan Piala Dunia U20 datang ke Arsenal 

Raage saat Trial di Arsenal

Crowley pendatangan terbaru untuk U18




julio pleguezuelo selva




Foto - foto pemain lainnya :
Chamakh setia dengan nomor 29-nya

Chucks Aneke kembali dipinjamkann ke Crewe

Joel Campbell (kedua dari kiri yang dibawah) menjalani debut

Setelah dianggap gagal, Squillaci merapat ke Bastia


Meade sukses Trial di Swansea


Coquelin dengan seragam freiburg
Mannone bahagia bergabung dengan Sunderland

Djourou di pinjamkan ke HSV dengan opsi permanen
IMG-20130522-00116
Jordan Wynter bergabung dengan Bristol City
Denilson resmi dipermanenkan oleh Sao Paulo

Elton Monteiro yang sudah bergabung bersama Brugge
Watt dan Eastmond yang dipermanenkan oleh Colchester
 
http://bin.snmmd.nl/m/m1nxecbahokp_sqr256.jpg
Ebicilio kembali ke kampung halamannya bersama Twente di Belanda

Angha menandatangani kontrak bersama Nurnberg
READ MORE - Update Skuad Arsenal 2013/2014

Sunday, February 17, 2013

Preview Arsenal v Bayern Munich " Pengalaman adalah acuan untuk menjadi Tour-Guide di Emirates"


Arsenal yang harus berada dibawah tekanan berat setalah harus kalah dari Blackburn di ajang FA Cup sudah harus kembali menjamu superteam dari Jerman yaitu Bayern Munchen. Kekecewaan para fans masih berada di bawah bayang - bayang tim asal London ini. Pertanyaan para fans sekarang pasti berkutat dengan "bagaimana Arsenal nanti?" "apakah hal memalukan kembali terjadi?" apakah para fans harus menanggung malu hasil padahal hanya melihat dari layar kaca?"


Setelah hasil buruk diterima Arsenal dibeberapa ajang seperti Capital One Cup yang kalah dari Bradford dan FA Cup dari Blackburn, The Gunners seperti diberikan masa perpanjangan atas puasa gelarnya yang sudah hampir 8 tahun ini. Jika kita memikirkan segala kekalahan ini terus, Arsenal akan tenggelam karena kehilangan passions-nya tersendiri. Tetapi ada sedikit pembelajaran yang harus kita ambil dari suatu peribahasa lama bahwa "bola itu bundar"


Walaupun sebagai supporter kita harus tetap optimis, melawan Munchen itu kita harus realistis bahwa perasaan kita sekarang seperti halnya fans Bradford dan Blackburn saat akan melawan Arsenal. Jujur pasti perasaan kita saja tidak akan percaya bahwa keajaiban akan datang tetapi tetapi tim kesayangan kita tidak akan membiarkan itu terjadi, mereka akan terus berjuang. Statistik yang memperlihatkan fakta itu seakan dibiarkan menjadi hanya sebuah bumbu penyedap bagi para fans blackburn & bradford, dan untuk sementara kita harus belajar mempertahankan sebuah "hope" itu. Come On You Gunners !!


Konferensi Pers Arsene Wenger setelah pertandingan selalu membela para anak asuhannya, loh kok bisa begitu?. Yaps menurut pandangan saya Wenger tidak ingin mental para pemainnya segera jatuh padahal masih akan pertandingan besar menanti. Seperti halnya salah satu komentar Wenger di salah satu media yang ketika itu ditanyakan kepadanya tentang puasa gelar. Manajer berdarah Perancis ini menjawab bahwa 8 tahun yang lalu para pemain belum bermain banyak untuk Arsenal. Dampak dari komentar Wenger itu seperti layaknya Wenger yang membuat dirinya sendiri sebagai tameng atas kritik yang ada. Seperti yang saya ingat dalam membaca, saat manajer itu mengkritik pemainnya sendiri adalah Nelson Vivas dan tidak lama setelah itu si pemain tidak banyak berkembang dan harus pindah menuju tim lain. 

Lanjut tentang laga di Champions League nanti, filosofi kedua tim ini yang sama -sama memakai formasi 4-2-3-1 dan taktik disaat menyerang yang hampir serupa. Arsenal seperti yang kita semua kenal dengan taktik selalu ingin mengontrol permainan dalam setiap laganya harus mendapatkan tekanan berat dari pressing daerah Munchen. Seperti yang saya tau dari salah satu tweet Coach Timo bahwa para pemain Munchen saat awal musim ini diharukan melakukan pembelajaran bagaimana melakukan pressing dari taktik yang dilakukan oleh Dortmund. Para pemain yang kesal akhirnya harus melakukan dan membuahkan hasil yang lebih dibanding yang dilakukan Dortmund.


Serangan balik cepat Munchen yang telah diperlihatkan dalam berbagai laga yang harus menjadi PR kembali bagi Arsenal. Sepert yang kita tau, pengontrolan bola Arsenal di berbagai pertandingan harus takluk dalam serangan balik dari tim lawannya. Jujur, tim yang dipimpin oleh Lahm ini adalah tim yang kuat tetapi melihat bagaimana Chelsea dengan keberuntungan berhasil memenangkan laga. Inilah indahnya sebuah kejuaraan yang penuh keajaiban. Konsisten Arsenal yang harus segara disempurnakan mungkin bisa mengambil sedikit kberuntungan itu dan Munchen yang di favoritkan harus berada dalam tekanan harus menang .

Perbandingan antar pemain di masing - masing liga (Whoscored)

 

Thomas Vermaelen v Dante
Total appearences : 22 v 22
Total Tackles | Interceptions : 36 | 40  v 40 | 20
Total Fouls | Offside Won :  19 | 16 v 27 | 13
Total Shots Blocked | Clearences : 18 | 116 v 14 | 61





Mikel Artetea v Bastian Schweinsteiger
Total appearences : 22 v 20(1)
Goals | Assists : 4 | 2 v 5 | 2
Pass Succes | Longballs : 92.6 % | 89.3 %  v 87.6 % | 80.2 %
Total Shots | Key Passes : 15 | 20 v 28 | 14
Total Tackles | Interceptions : 76 | 58 v 51 | 21




Santi Cazorla v Frank Ribery 
Total appearences : 25(1) v 17
Goals | Assists : 9 | 6 v 4 |7
Total shots | Key Passes : 81 | 62 v 42 | 54
Pass Succes | Crosses : 87.2 % | 22.9 %  v 86.6 % | 27.1 %
Total Dribbles | Fouled : 59 | 36 v 87 | 50



Theo Walcott v Thomas Muller
Total appearences : 15(7) v 19 (1)
Goals | Assists : 11 | 8 v 11 |9
Total Shots | Key Passes : 58 | 24 v 56 |43
Total Dribbles | Fouled : 37 | 20 v 39 | 32

 

 

Fakta Pertandingan Arsenal v Bayern Munich

  • Arsenal bertemu 4 kali dengan Munich di Champions League dengan hasil W1 D1 L2
  • Selama bertemu Arsenal di Inggris, Munich belum bisa menang karena kalah sekali dan seri serkali
  • Rekor Bayern Munich jika bermain laga away musim ini di Bundesliga - W10 D1 L0, di  DFB Pokal W2 D0 L0, di Champions League W1 D1 L1
  • Rekor Arsenal jika bermain laga Home musim ini di Premier League - W7 D3 L3, di FA Cup W1 D0 L1, di Champions League W2 D0 L1
  • Selama bermain kandang di Champions League musim ini  Arsenal telah mencetak 5 goal dan kebobolan 3 goal sedangkan Bayern Munich jika bermain tandang menghasilkan 3 goal dan kebobolan 4 goal (semua dari 3 pertandingan)
  •  The Bavarians selama UCL musim ini telah kebobolan 5 goal di rentang waktu 76-90 sedangkan The Gunners di rentang menit 61-75 dengan 4 goal
  • Di Bundesliga, Bayern Munich baru kalah sekali, menghasilkan 57 goal dan hanya kebobolan 7 goal dari 22 pertandingan
  • Dalam 6 pertandingan UCL di babak penyisihan, Olivier Giroud telah menghasilkan 1 goal dan 4 Assists dari 10 goal Arsenal
  • Claudio Pizzaro yang kembali ke Munchen pada musim ini telah menghasilkan 3 goal dari 4 laga yang ia mainkan
  • Mario Mandzukic yang menjadi top skor Munich di Bundesliga musim ini dengan 15 goal belum menghasilkan satu goal pun dari 4 pertandingan yang ia jalani di UCL
  • Pizzaro dan Schweinsteiger adalah pemain yang masih ada di skuad Munchen saat bermain melawan Arsenal musim 2004/2005
  • Dalam 25 pertandingan terakhir melawan tim asal Jerman Arsenal hanya bisa menang 7 kali

Head To Head Arsenal v Bayern Munich



2004/2005Wed 09 MarArsenal1 - 0Bayern MunichChampions League
Tue 22 FebBayern Munich3 - 1ArsenalChampions League
2000/2001Wed 14 MarBayern Munich1 - 0ArsenalChampions League
Tue 05 DecArsenal2 - 1Bayern MunichChampions League




READ MORE - Preview Arsenal v Bayern Munich " Pengalaman adalah acuan untuk menjadi Tour-Guide di Emirates"

Thursday, February 14, 2013

Preview : Arsenal v Blackburn "Kado Apakah Yang Akan Diberikan Mike Dean Untuk Bac Si Mr Consistent"



Arsenal yang sedang dalam kepercayaan diri setelah berhasil memenangkan laga dengan 10 pemain melawan Sunderland pada akhir minggu lalu, harus menjamu tim asal Lancashire yaitu Blackburn Rovers pada lanjutan FA Cup. Seperti yang kita tau bahwa Arsenal kembali akan diuji konsistensinya dengan beberapa pemain inti yang diterpa cedera. Tetapi kondisi itu seharusnya sudah tidak harus dijadikan sebuah masalah lagi melihat beberapa fans sudah tidak mau tahu dan bagaimana caranya menginginkan sebuah trofi? benar atau tidak?


Kado Ulang Tahun Tersendiri Untuk "Mr Consistent"

 



Kado berupa memberikan kemenangan di babak ke 5 FA Cup mungkin akan digunakan oleh beberapa pemain Arsenal untuk kado ulang tahun yang baik bagi si Mr.reliable dari Perancis. Seperti yang kita tau, Bac (panggilan untuk Sagna) berulang tahun di hari Valentine. Sekarang Bac telah menjadi pion penting bagi Arsenal di sisi kanan pertahanan dengan konsistensi permainannya pada beberapa musim lalu.

Sagna mengikuti jejak Abou Diaby dari Auxerre untuk datang ke Arsenal. Di klubnya terdahulu yaitu
Auxerre, Sagna juga adalah pemain penting. Bac mendapat raihan individu tersendiri seperti  Auxerre Player of the Season & UNFP Ligue 1 Team of the Year pada tahun 2006–07. Tidak berhenti disitu saja, Sagna yang memang sudah berada di Auxxere semenjak akademi juga memberikan trofi Coupe de France tahun 2005 & UEFA Intertoto Cup tahun 2006 untuk klub.

Kelanjutan karier cemerlang Bac tercium oleh Arsene Wenger yang mempunyai karakteristik tersendiri dalam mendatangkan pemain asal Perancis. Arsene Wenger mendatangkan Bacary Sagna dari Auxxere pada 12 Juli tahun 2007 dengan mahar sebesar £6m dan seminggu kemudian langsung menjalankan debutnya dalam pertandingan persahabatan melawan klub Turki Gen├žlerbirli─či. Musim pertamanya di Arsenal berjalan cukup baik, ia mencetak goal debutnya pada maret 2008 saat melawan Chelsea tetapi harus ditarik keluar karena cedera dan akhirnya Arsenal kalah 2-1. Di musim ini Bac juga mendapat penghargaan PFA Team of the Year.


Di musim berikutnya, Sagna langsung tancap gas menandatangani kontrak panjang untuk Arsenal sampai tahun 2014, dia juga memainkan total 49 pertandingan sekaligus menggeser posisi Emmanuel Eboue dari Right-Back Arsenal. Lanjut di musim 2009/2010, Sagna semakin konsisten terhadap permainannya walaupun beberapa cedera kecil sudah mulai muncul. Bac bahkan berhasil membuat 3 assist pada 3 goal Arsenal dibulan Oktober pada tahun 2009. 

Musim 2010/2011 Sagna menjadi kembali  lebih kuat, dengan raihan berhasil menjalani total 100 laga lebih semenjak tahun 2007 untuk Arsenal & menjadi PFA Team of the Year pada akhir itu. Lanjut musim selanjutnya karier Sagna tidak semulus beberapa musim sebelumnya. Sagna harus cedera dan absen beberapa bulan di Arsenal, dan baru kembali pada Februari tahun 2012. Bahkan Sagna harus absen memperkuat Perancis di Euro 2012 karena cedera itu


" Form is temporary, class is permanent " Kata - kata inilah yang patut disangkut pautkan pada Bacary Sagna musim ini. Absennya Sagna pada awal musim karena lanjutan masa penyembuhan cedera membuat dirinya sering di sangkutpautkan dengan permainan Carl Jenkinson yang sangat menawan di awal musim. Bahkan Carl diprediksi akan segera menggeser posisi Sagna yang bermain sempat tidak konsisten pada beberapa pertandingannya. Tetapi Bac yang selalu menjadi pilihan utama Arsenal tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan seorang Arsene Wenger, pemain yang mempunyai keturunan Senegal ini memberikan aksi aksi ciamiknya lagi. Sagna tidak mengeluh mau dimainkan sebagai CB, LB ataupun RB di Arsenal, yang ia keluhkan saat ini adalah "bagaimana bisa memberikan kontribusi terbaik bagi tim?"

Preview Arsenal v Blackburn 

 


Walaupun Blackburn Rovers sudah tidak lagi bermain di satu divisi yang sama dengan Arsenal, sikap fokus untuk tim yang terkadang memunculkan ketidak konsistenan musim ini patut ditingkatkan. Selain itu kita juga seharusnya tidak hanya melihat Blackburn hanya dari di Head to Head pada pertemuaan terakhir yang harus menghasilkan skor 7-1 untuk Arsenal. Tetapi sesuatu yang perlu di ingat adalah pertandingan sebelum itu, saat Blackburn berhasil menang 4-3 atas Arsenal.

Pertandingan saat Arsenal harus kalah 4-3 atas Blackburn yang terjadi musim lalu itu, masih menjadi PR tersendiri bagi Arsenal walaupun berhasil menang 7-1 setelah Givet kartu merah. Saat Arsenal kalah itu, patut di akui Arsenal benar benar tidak konsisten. Arsenal yang meraih kemenangan 1-2 dibabak pertama harus kebobolan 3 goal sekaligus dan hanya membalasnya sekali dibabak kedua. Ironis.

Selain Arsenal akan menghadapi Blackburn, tim asal London ini akan menghadapi bayang bayang seorang Mike Dean. Mengapa Mike Dean? coba  pertanyaannya, ingat laga City v Arsenal kemaren? Kartu merah Koscielny dan Wilshere musim ini? kartu merah Koscielny tahun 2010? kalah lawan Bradford? Di usirnya Wenger waktu protes, tapi Fergie protes gak diusir? Ada beberapa data tentang Mike Dean yang kita rangkum dari beberapa media.


Hasil Pertandingan Arsenal bersama Mike Dean sejak tahun 2009 (W2 D6 L11)

CompetitionDateOpponentResult
Premier LeagueSa 29Aug 2009Man UtdLoss: 2 - 1
Premier LeagueWe 16Dec 2009BurnleyDraw: 1 - 1
Premier LeagueSu 07Feb 2010ChelseaLoss: 2 - 0
Premier LeagueSa 24Apr 2010StokeDraw: 0 - 0
Premier LeagueSu 03Oct 2010ChelseaLoss: 2 - 0
Premier LeagueSu 07Nov 2010NewcastleLoss: 0 - 1
English FA CupWe 19Jan 2011LeedsWin: 1 - 3
Carling Cup (final)Su 27Feb 2011Birmingham CityLoss: 1 - 2
English PremierSu 02Oct 2011TottenhamLoss: 2 - 1
English PremierSa 26Nov 2011FulhamLoss: 1 - 1
English PremierSu 22Jan 2012Man UtdLoss: 1 - 2
English PremierSu 26Feb 2012TottenhamWin: 5 - 2
English PremierSa 31Mar 2012QPRLoss: 2 - 1
English PremierSa 21Apr 2012ChelseaDraw: 0 - 0
English PremierSu 23Sep 2012Man CityDraw: 1 - 1
English PremierSa 03Nov 2012Man UtdLoss: 2 - 1
Capital One CupTu 11Dec 2012BradfordDraw: 1 - 1 (Arsenal lost on penalties)
English PremierSu 13Jan 2013Man CityLost: 0 - 2


Perbandingan persentase Mike Dean dengan beberapa tim lain

Sebenarnya masalah kalah ataupun menang kembali lagi dari performa tim itu sendiri. Tetapi melihat hasil begitu bayang - bayang pemain Arsenal kepada seorang Mike Dean pasti akan terus terbayang dan Apa yang akan anda katakan tentang Mike Dean setelah melihat hasil data - data di atas?

Taktik 4-5-1 khas Arsenal yang akan digunakan untuk melawan Blackburn

Terlepas dari masalah Mike Dean, di divisinya masing - masing, Arsenal dan Blackburn sama - sama tim yang telat panas. Arsenal di Premier League mencetak 12 goal di 15 menit terakhir, tetapi blackburn juga telah mencetak 13 goal di 15 menit terakhir selama divisi championship. Terlebih lagi untuk mencapai babak ke 5 FA Cup beda cerita antara Arsenal dan Blackburn. Arsenal yang harus tersusah payah dan terseok - seok demi sebuah trofi tetapi Blackburn berhasil selalu menjaga cleansheet dari perjalanan menuju babak ini. Lihat perbandingan table dibawah ini :


Blackburn Arsenal
Blackburn Rovers2-0Bristol CitySwansea City2-2Arsenal
ReplayArsenal1-0Swansea City
Derby County0-3Blackburn RoversBrighton & Hove Albion2-3Arsenal


Melihat tabel itu, lagi lagi para pemain asuhan Arsene Wenger harus serius jika ingin terus lanjut ke babak selanjutnya. kata- kata yang cocok adalah "Tidak inginkan munculnya kembali Giant Killer di kompetisi sebesar ini?"
 

Team News

  • Vermaelen kemungkinan sudah bisa kembali ke tim pada pertandingan hari Sabtu ini
  • Mesti diragukan tampil, Jack Wilshere terus menjalani tes kebugaran pada hari kamis dan hari jumat
  • Ramsey, Jenkinson, Diaby dan Sagna dalam kondisi yang baik
  • Gervinho sudah bisa kembali ke tim 
  • Carl Jenkinson harus absen karena masalah hukuman kartu merah di pertandingan sebelumnya

Head To Head Arsenal v Blackburn Sejak musim 2004/2005


2011/2012Arsenal7 - 1Blackburn R.Premier League
Blackburn R.4 - 3ArsenalPremier League
2010/2011Arsenal0 - 0Blackburn R.Premier League
Blackburn R.1 - 2ArsenalPremier League
2009/2010Blackburn R.2 - 1ArsenalPremier League
Arsenal6 - 2Blackburn R.Premier League
2008/2009Arsenal4 - 0Blackburn R.Premier League
Blackburn R.0 - 4ArsenalPremier League
2007/2008Arsenal2 - 0Blackburn R.Premier League
Blackburn R.2 - 3ArsenalLeague Cup
Blackburn R.1 - 1ArsenalPremier League
2006/2007Blackburn R.1 - 0ArsenalF.A. Cup
Arsenal0 - 0Blackburn R.F.A. Cup
Blackburn R.0 - 2ArsenalPremiership
Arsenal6 - 2Blackburn R.Premiership
2005/2006Blackburn R.1 - 0ArsenalPremiership
Arsenal3 - 0Blackburn R.Premiership
2004/2005Arsenal3 - 0Blackburn R.F.A. Cup
Blackburn R.0 - 1ArsenalPremiership
Arsenal3 - 0Blackburn R.Premiership

Fakta Pertandingan Arsenal v Blackburn

 

  • Arsenal dan Blackburn telah bertemu 119 kali di semua kompetisi, dengan hasil untuk Arsenal W58 D31 L30
  • Selama pertandingan Arsenal dan Blackburn di semua kompetisi, Arsenal telah mencetak 222 goal dan Blackburn telah menciptakan 150 goal
  • Selama bermain di kandang Arsenal, blackburn telah kalah 35 kali dari 59 pertandingan atau persentase kemenangan Arsenal 59.32% dengan Arsenal mencetak 130 goal dan kebobolan 49 goal
  • Kemenangan terbesar Arsenal atas blackburn dengan skor 8-0 tahun 1932/1933 sedangkan sebaliknya kemenangan terbesar blackburn adalah 7-0 musim 1909/1910
  • Pertemuan pertama The Gunners dengan The rovers adalah di ajang FA Cup musim 1900/1901 dengan skor kemenangan untuk Woolwich Arsenal 2-0 Blackburn
  • 8 pertandingan terakhir  tim asal London ini bertemu Blackburn, Arsenal meraih 4 kemenangan, 1 seri dan 3 kekalahan
  • Di musim ini, berada di peringkat 5 BPL Arsenal telah mencetak 50 goal dan kebobolan 29 kali, di lain piha berada di peringkat 8 Divisi Championship Blackburn mencetak 41 goal dan kebobolan 37 kali.
  • Rekor 5 pertandingan kandang terakhir Arsenal di Premier League W3 D1 L1 sedangkan rekor 5 pertandingan tandang terakhir Blackburn di Championship W1 D2 L2
  • Di ajang FA Cup Blackburn belum kebobolan sama sekali & menciptakan 5 goal dari 2 pertandingannya, sedangkan Arsenal kebobolan 4 goal & menciptakan 6 goal dari 3 pertandingannya
  • Di menit 76-90 Arsenal telah menciptakan 12 goal di BPL Tetapi Blackburn telah menciptakan 13 goal di Championship walaupun juga harus kebobolan 12 goal di rentang menit itu
  • 29 goal telah diciptakan Arsenal di babak kedua di Liga, sedangkan Blackburn telah kebobolan 25 goal di babak kedua di Liga
  • Arsenal tidak terkalahkan di 34 pertandingan terakhir melawan divisi dibawahnya dalam ajang FA Cup W27 D7
  • Arsenal tidak terkalahkan dalam 34 pertandingan terakhir mereka di ajang FA Cup jika bermain di Kandang W25 D9
  • Dua pertandingan terakhir antara Arsenal dan Blackburn musim lalu menghasilkan 15 goal
  • Jordan Rhodes berhasil menciptakan 9 goal dari 10 pertandingan terakhir bersama Blackburn
  • Blackburn bisa menang 6 kali dan kalah hanya sekali dari 10 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi
  • Gawang Blackburn semenjak didatangi Robinson telah kebobolan 27 goal oleh Arsenal
  • Mikel Arteta telah melakukan 92.6% operan akuarat pendek di Premier League (1776/1918)



READ MORE - Preview : Arsenal v Blackburn "Kado Apakah Yang Akan Diberikan Mike Dean Untuk Bac Si Mr Consistent"

Saturday, February 9, 2013

Player Of The Month For January " Ketika Giroud Menyapa "



Na...na..na..nanana...nanana....Girouuuud !!!
Na...na..na..nanana...nanana....Girouuuud !!!

Inilah momen-momen krusial ketika para fans memulai chants-nya, yang mungkin bisa dibilang jika dibalik sebuah teriakan keras para fans itu terselip sebuah  doa dan keinginan "mudah-mudahan Giroud bisa bikin goal untuk Arsenal". Seperti halnya Gentleman yang tidak memiliki arogansi, Olivier Giroud selalu membalasnya dengan aksi - aksi menarik yang tidak lain bertujuan menyapa teriakan para fans.

Keep The Faith


Untuk bisa menjadi Giroud yang sekarang, pria tampan dengan fisik yang proporsional bagaikan seorang aktor di layar kaca ini , ia tidak melakukannya dengan mudah bagaikan membalik sebuah telapak tangan. Kritikan pedas ataupun dirinya yang selalu dibanding - bandingkan dengan Top-scorer Arsenal musim lalu, selalu menghampiri dirinya. Bahkan untuk seorang pemain yang mempunyai gaya permainan sebagai Central Forward murni ini sempat diprediksi tidak akan cocok dengan Arsenal. Giroud yang tidak begitu memiliki pace yang hebat seperti penyerang terdahulu Arsenal sempat dikritisi dengan beberapa orang menyebut Giroud adalah Chamakh ver 2.0. Terlebih lagi untuk seorang pemain Perancis bukanlah perkara mudah untuk segera klop dengan sepakbola inggris, lihat saja pada musim pertama seorang King Henry ataupun Robert "Bobby" Pires. Tetapi Giroud bukanlah pemain yang mudah menyerah, adaptasi adalah harga mati bagi dirinya. 

Flop? tentu saja tidak bagi seorang Giroud. Bulan Januari ini menjadi bulan yang mengagumkan bagi seorang pria yang lahir di Chambery, Perancis. Giroud menjawab semua kritik yang ada dari semua kalangan baik dari dalam maupun luar lapangan. Dalam beberapa pertandingan terakhir ini, Giroud bagaikan sesosok krusial bagi Arsenal. Dia telah mencetak 5 goal dari 3 laga terakhirnya bersama Arsenal. Goalnya dimulai saat melawan West Ham, dia sangat baik saat menerima crossing dari rekan setimnya Lukas Podolski. Lalu lanjut ke pertandingan di FA Cup melawan Brighton, Ollie G membuat 2 goal fantastis yang menyelamatkan muka Arsenal dari tim yang bisa disebut "Giant Killer". Tidak hanya sampai disitu saja, Olivier Giroud juga lagi - lagi harus kembali menjadi phalwan Arsenal yang saat itu ketinggalan 0-2 dari Liverpool, ia memberikan satu goal penyemangat dan satu buah assists penentu yang bisa dmanfaatkan baik oleh Theo Walcott.

Post Player 

 

Infinity On High karya dari @arsenalverse, karya lain bisa diliat di http://www.arsenalverse.blogspot.com/

Untuk menggambarkan Giroud yang sekarang mungkin saya akan menilai bahwa dia adalah seorang Post- Player. Tetapi apakah Post-Player itu? Dan mengapa harus menjadi Post-Player?. Saya akan menjelaskan sedikit tentang Post Player. Istilah Post-Player mungkin lebih familiar ketika kita menyebutnya di dunia bola basket, loh ini kan sepakbola? ups tunggu sebentar teman - teman. 

Post Player adalah gambaran bagi seorang pemain basket yang mungkin perannya bisa kita lihat seperti seorang Shaquille O’Neal, bertipikal big guys with high-flying and dunking. Peran fundamental dengan kemampuan unik inilah yang mungkin bisa kita samakan dengan seorang Olivier Giroud. Seorang Post Player tidak harus memiliki kemampuan berlari yang cepat tetapi dia lebih kepada peran seorang pemain yang harus bisa nyaman  dengan berada disekitar kotak 16  itu tersendiri. selain itu dia juga harus mempunyai keberanian yang memumpuni untuk melakukan kontak fisik dengan Defender lawan, melakukan rebound atau flick tersendiri saat temannya melakukan crossing, dan menjadi orang terakhir digaris akhir yang mengkonversi sebuah tendangan menjadi goal tanpa harus mempunyai dribble yang istimewa. Dan semua itu tentu saja dipunyai oleh Giroud.





Seperti yang kita liat dari Gift diatas Peran Giroud sebagai Post-Player tidaklah hal melulu dengan sebuah goal. Seperti sebuah pion fundamental, Pria kelahiran 1986 ini bisa dijadikan tumpuan Arsenal dengan sebuah assists. Pergerakan Giroud yang notabennya menjadi target man pasti akan memancing CB lawan untuk memarking ketat dirinya, disitulah terbuka celah dengan cara Giroud menarik diri dari kotak 16 dan menjadikan dirinya pantulan seperti halnya yang telah terjadi dengan goal Wilshere v Montpellier, Podolski v Montpellier, Gibbs v Swansea dan Theo Walcott v Liverpool. Taktik sederhana yang efisien.


Arsene Wenger

"He [Giroud] has a good, strong body and I feel he has qualities that are needed in our squad. Hopefully he can show that. I bought him because he’s a real centre forward and he is an intelligent player. He is a player who developed late and I feel he can integrate in the way we play football and add something to the way we play because he is good in the air."

Theo Walcott

"It was a fantastic touch for [my goal] and his goal was what he is known for, He [Giroud] has been on fire in recent weeks and he is great to play with. His touch [for the equaliser] was fantastic and allowed me to hit it first time – I think I caught the keeper by surprise. It was a great moment but it’s just a shame we didn’t get the win.”

Video : The French Hitman

 

Sekarang yang saya tanyakan, apakah anda masih ragu dengan kemampuannya? atau menyesal atas pembelian Giroud dibanding Demba Ba?




READ MORE - Player Of The Month For January " Ketika Giroud Menyapa "